Sabtu, 28 Juli 2012

17. Pendapat Akhir FKS Tentang LKPJ Bupati Solok 2004


PENDAPAT AKHIR FRAKSI KEADILAN SEJAHTERA
DPRD KABUPATEN SOLOK
TENTANG
LAPORAN KETERANGAN PERTANGGUNGJAWABAN [LKPJ] BUPATI SOLOK TAHUN 2004
DAN PERHITUNGAN ANGGARAN 2004
dibacakan oleh Drs.Mukhlis Denros
dari Fraksi Keadilan Sejahtera

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Yang Kami Hormati,
- Saudara Pimpinan dan Anggota DPRD Kabupaten Solok
- Saudara Bupati dan wakil Bupati Solok
- Saudara Muspida beserta Ketua Pengadilan Negeri dan Pengadilan Agama Koto
Baru
-Saudara Sekretaris Daerah, Sekretaris Dewan, para Asisten, Kepala Badan,
Dinas,
-Kantor Instansi, para Kepala Bagian, para Camat serta seluruh jajaran Pemerintah
Daerah Kabupaten Solok.
- Saudara Pimpinan Organisasi Masyarakat, Organisasi Politik, Organisasi Profesi,
para Tokoh Masyarakat, Tokoh Adat dan Tokoh Agama
- Saudara Pengurus LSM, para wartawan dan para undangan.

Pertama sekali selayaknya kita sanjungkan puja dan puji syukur kepada Allah Swt yang telah memberikan karunia dan rahmat-Nya kepada kita semua sehingga pada detik ini kita masih dapata menikmati yang tidak bisa kita untuk memperkirakannya, semoga kita termasuk orang-orang yang bersyukur atas nikmat tersebut sehingga akan semakin ditambahnya nikmat-Nya kepada kita.

Shalawat dan salam kita sampaikan kepada junjungan kita, yakni Nabi Muhammad Saw yang telah mencurahkan seluruh potensi hidupnya untuk perbaikan kehidupan manusia di dunia ini hingga kehidupan akherat, sehingga kita tidak ragu-ragu lagi menjadikan beliau sebagai teladan dan pimpinan kita dalam seluruh asfek kehidupan. Dengan banyak mengucapkan shalawat, semoga kelak di akherat dengan izin Allah kita mendapat syafaatnya, amin.

Terima kasih pula kami ucapkan kepada ketua yang telah mempersilahkan kami dari Fraksi Keadilan Sejahtera untuk menyampaikan Pendapat Akhir tentang Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban Bupati Solok tahun 2004 dan perhitungan anggaran tahun 2004, yang sudah kita dengarkan bersama disampaikan oleh saudara Bupati pada hari Jum’at tanggal 3 Juni 2005 di hadapan sidang paripurna DPRD, dilanjutkan dengan pandangan umum anggota fraksi pada hari Sabtu tanggal 4 Juni 2005, kemudian telah dibahas pula dalam sidang-sidang Komisi dan gabungan komisi yang banyak menyita waktu, tenaga dan pemikiran kita bersama, sehingga hari ini kita finalkan pembahasan tersebut dengan beberapa catatan dan harapan.

Hadirin sidang dewan yang berbahagia,
Bulan-bulan terakhir ini kita terfokus dengan kegiatan Pilkada yang sudah diawali dengan penetapan kandidat oleh KPU, besok hari Jum’at tanggal 10 Juni 2005 insya Allah di gedung dewan ini kita akan mendengarkan visi dan misi para kandidat yang merupakan awal kampanye hingga tanggal 23 Juni 2005. Kita berharap Pilkadalsung yang dilaksanakan untuk pertama kali di negara kita ini dapat berlansung dengan baik dengan semangat siap kalah dan siap menang, tanpa gontok-gontokan, tanpa money politic, tanpa janji-janji muluk yang ujung-ujungnya mengecewakan masyarakat.

Ketika Ali bin Abi Thalib ditanya oleh seorang raja yang bernama Tartar An Nahar tentang keadaan negara yang dia pimpin, ”Ya Ali, ketika Umar bin Khattab menjadi Khalifah, negeri ini aman, tertib, damai dan sejahtera, tapi ketika anda jadi khalifah, rakyatnya tidak karuan, kacau lagi sengsara”. Mendengar itu spontan menantu Rasulullah itu menjawab,”Betul apa yang kau katakan, ketika Umar jadi khalifah negara ini aman, damai dan sejahtera karena rakyatnya mayoritas seperti saya, tapi ketika saya jadi khalifah rakyatnya sebagian besar seperti anda”.

Hasil Pilkada di Sumatera Barat dan Kabupaten Solok tanggal 27 Juni 2005 yang akan datang, siapapun yang terpilih jadi Gubernur dan Wakil Gubernur, siapapun yang berhasil jadi Bupati dan Wakil Bupati untuk periode tahun 2005 sampai 2010, baik atau buruk hasilnya adalah cerminan dari masyarakatnya, karena masyarakatlah yang memilih dan menentukan pemimpinnya dalam pemilihan.
Itulah makanya seorang Nabi yang bernama Ibrahim dalam do’a dan harapannya selalu berharap agar beliau menjadi imam atau pemimpin orang-orang yang bertaqwa, ”Waja’alna lil muttaqiina imaama’’, sebab bila seorang pemimpin yang bertaqwa hadir di tengah rakyatnya yang beriman dan bertaqwa pula kepada Allah maka sangat mudah baginya untuk menjalankan roda pemerintahan.


Hadirin sidang dewan yang berbahagia
Dari pandangan umum anggota fraksi menanggapi pidato saudara Bupati Solok tentang LKPJ tahun 2004, ada beberapa hal menurut kami untuk segera ditunttaskan dengan baik tanpa harus menunggu gejolak dari nagari-nagari yang bermasalah;
1. Nagari Tanjung Balik yang menurut kami tidak bisa dibiarkan demikian saja, harus ditangani dengan serius untuk mencari jalan keluar penyelesaiannya harus duduk bersama untuk klarifikasi dari kasus-kasus yang diadukan tokoh masyarakat.
2. Nagari Muara Pingai dengan Saning Baka, berkaitan dengan tapal batas nagari yang tidak bisa dibiarkan saja, hari ini masih ibarat api dalam sekam, yang kita khawatir suatu ketika menedak kembali hingga menimbulkan korban.
3. Pemekaran Nagari Sungai Nanam dengan Taratak Pauh dan Selayo dengan Lurah Nan Tigo, bila sudah sesuai dengan Peraturan Daerah tentang pemekaran nagari sebelum dituntaskan tidak salah kiranya dilakukan kajian-kajian mendalam dan ditindak lanjuti pemekaran ini.

Kemudian dari pada itu konsekwensi dari Perda nomor 5 tahun 2004 tentang Transparansi Penyelenggaraan Pemerintahan dan Partisipasi Masyarakat adalah terbentuknya Komisi Transparansi dalam rangka mengejawantahkan dari pemerintahan yang bersih KKN, kami sampaikan kepada DPRD untuk segera menyikapi dan menindaklanjuti terbentuknya komisi transparansi yang dimaksud jangan sampai timbul pemikiran dari pihak lain bahwa dewan tidak siap untuk melaksanakan pakta integritas, berjujur-jujur dalam pengelolaan pemerintahan daerah, tidak siap untuk mengkampanyekan dan merealisasikan anti suap. Produk hukum ini sudah diperdakan, legal menurut hukum walaupun hasil DPRD periode yang lalu, kita jangan melihat personnya, tapi pandanglah lembaga yang menghasilkannya, dia bukan barang mentah yang harus dikaji kembali, kajian terhadapitu sudah dilakukan seoptimal mungkin dengan menghabiskan waktu, tenaga dan dana, laksanakan dahulu baru kemudian kita evaluasi.

Kami juga mengajak dewan untuk merevisi segera Perda tentang Busana Muslimah karena belum menyentuh perguruan tinggi yang ada di Kabupaten Solok dan kaum muslimah secara luas. Padahal ini sangat penting sekali dalam rangka implementasi dari adat basandi syara’, syara’ basandi kitabullah, yang tidak hanya untuk pelajar SMP dan SMA serta pegawai Pemda saja. Selayaknya pula hendaknya Perda ini diamalkan oleh kaum ibu dan isteri para pejabat di daerah ini dalam kehidupan sehari-hati, yang jelas itu semua untuk kebaikan pribadi seorang muslimah.

Dalam bidang pendidikan, masih belum maksimalnya perhatian Pemerintah Daerah terhadap sekolah-sekolah swasta dan pertumbuhan pendidikan itu sendiri diantaranya;
1. Masih banyak sekolah swasta yang kesulitan dalam penyediaan guru yang disebabkan oleh kekurangan dana operasional, padahal sekolah-sekolah ini telah banyak juga berbuat untuk memajukan pendidikan di Kabupaten ini yang sudah seharusnya Pemda menempatkan guru Honda maupun guru PNS yang pada kenyataannya kita lihat ada disebagian sekolah negeri yang gurunya banyak berlebih dan tumpang tindih. Sebagai contoh sekolah madrasah swasta yang telah berbuat dan butuh perhatian adalah; pesantren Muhammad Natsir di Alahan Panjang, pesantren Moh Muhsin Supayang, MAM Saniang Baka, MTI Paninggahan, pesantren MTI Imam Mahmud Sungai Nanam dan pesantren Ar Risalah Cupak dan banyak lagi sekolah dan madrasah swasta lainnya yang butuh perhatian bagi kita semua.

2. Dalam pencapaian program pendidikan 9 tahun yang menjadi program Nasional hendaknya juga menjadi perhatian yang serius oleh Pemerintah Daerah seperti adanya usulan oleh masyarakat Muara Pingai yang telah diusulkan pada tahun yang lewat untuk difasilitasinya oleh PEMDA untuk pendirian Sekolah Menengah Pertama [SMP] 2 Junjung Sirih di Muaro Pingai, dengan alasan yang cukup mendasar yaitu dengan adanya 13 buah SD Junjung Sirih dengan jumlah lulusan pertahun lebih kurang 350 orang sementara kemampuan SMP 1 Junjung Sirih untuk menampung murid baru hanya 4 lokal dengan jumlah lebih kurang hanya 160 orang, dan selebihnya entah kemana, karena daya tampung hanya itu. Tentu juga perlu perhatian serius bagi kita.

Hadirin sidang dewan yang kami hormati,
Untuk sekedar mengevaluasi capaian-capaian program sebagaimana yang telah disampaikan oleh saudara Bupati dalam pidato Laporan Keterangan Pertanggung Jawaban akhir tahun 2004 beberapa waktu yang lalu, disamping cukup banyak kemajuan-kemajuan yang telah dicapai,baik itu secara keseluruhan maupun di masing-masing unit kerja, sudah barang tentu ada juga beberapa hal yang mungkin perlu rasanya dikritisi untuk sekedar acuan dalam mengambil kebijakan kedepan diantaranya;
1. Dari sektor Pekerjaan Umum, dari sekian banyak program fisik yang telah dilaksanakan selama tahun 2004 yang realisasinya sebahagian besar mencapai 100 % tapi kenyataannya di lapangan masih ada yang belum tercapai sebagaimana laporan yang dimaksud.
Pelaksanaan proyek .yang terlambat sehingga pelaksanaannya di lapangan kebanyakan asal siap dan asal jadi oleh karena mereka terdesak waktu, yang pada akhirnya belum lagi sampai setahun pekerjaan yang dilaksanakan itu sudah rusak dan tidak bisa dimanfaakan lagi

2. Dari sektor Kehutanan belumlah nampak perubahan yang signifikan dalam penanggulangan ilegal loging, yang menyebabkan rusaknya tidak saja hutan tapi juga menyebabkan rusaknya sebagian besar sarana jalan di lokasi dimana operasi ilegal loging itu terjadi di daerah Tigo Lurah,Sariak Alahan Tigo, Garabak Data dan lainnya.

3. Dari sektor pertambangan dengan begitu semangatnya kita mendatangkan investor yang sesuai dengan sumberdaya alam yang ada pada kita barangkali yang perlu secepatnya kita lakukan adalah menyelesaikan persoalan internal di masyarakat dengan adanya dibuka tambang di daerah mereka dengan cara kembali mengefektifkan sosialisasi segala aturan dan prosedur yang menyeluruh yang menyangkut dengan persoalan pertambangan itu. Sehingga investor yang beroperasi di daerah ini semakin betah dan nyaman.

Hadirin sidang dewan yang kami hormati,
Itulah barangkali diantara evaluasi yang perlu kami sampaikan untuk supaya dapat ditindak lanjuti dengan program-program yang nyata bukan hanya jawaban politis yang selalu kita terima yaitu diantaranya,” Ya kedepan akan kita coba perbaiki”, lima tahun yang lewat jawaban seperti itu juga yang kita dengar lalu kapan kita berbuat untuk hari ini.

Demikialah pandangan akhir fraksi ini kami sampaikan mengenai LKPJ dan Perhitungan Anggaran tahun 2004 yang disam sampaikan oleh saudara Bupati, disamping adanya kemajuan-kemajuan yang dicapai, tidak sedikit juga kekurangan-kekurangan dan kelemahan-kelemahan yang kadang-kadang dengan adanya itu akan membuat orang yang setelah kita terbebani sementara kita telah melenggang dengan enaknya tanpa membawa beban apa-apa, tapi kita yakin Allah pasti akan membalasnya sesuai dengan apa yang kita perbuat hari ini.
Akhir kata ucapan terima kasih kepada siapa saja yang berbuat untuk Kabupaten Solok ini semoga Allah membalasnya dengan yang setimpal, amin [Mdr/Nbr].

Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Aro Suka, 9 Juni 2005

FRAKSI KEADILAN SEJAHTERA
DPRD KABUPATEN SOLOK

Drs. Mukhlis Denros
ketua

Drs. Nazar Bakri
Sekretaris

Tidak ada komentar:

Posting Komentar