Selasa, 17 Juli 2012

9. Pandangan Umum RAPBD 2006


PANDANGAN UMUM ANGGOTA FRAKSI
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT DAERAH KABUPATEN SOLOK
TERHADAP
PIDATO BUPATI SOLOK TENTANG NOTA KEUANGAN RANCANGAN
ANGGARAN PENDAPATAN DAN BELANJA DAERAH [RAPBD]
KABUPATEN SOLOK TAHUN 2006
oleh Drs. MUKHLIS DENROS
Dibacakan oleh ; H. Alizar Khatib Ama
Dari FRAKSI KEADILAN SEJAHTERA

Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh

Yang saya hormati,
- Saudara Bupati dan Wakil Bupati Solok
- Saudara Ketua, Wakil Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Solok
- Saudara Muspida, Ketua Pengadilan Negeri Koto Baru
dan Ketua Pengadilan Agama Koto Baru,
- Saudara Sekda dan Jajaran Eksekutif
- Saudara Pimpinan Ormas, Orpol dan Para Wartawan
- Hadirin sidang dewan yang berbahagia.

Alhamdulillah, segenap puja dan puji kita sanjungkan kepada Allah SWT yang telah memberikan kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan mencabut kekuasaan itu dari siapa yang dikehendaki-Nya. Yang memberikan kemuliaan kepada siapa yang dikehendaki-Nya dan menghinakan siapa saja yang dikehendaki-Nya.
Shawalat dan salam ditujukan kepada junjungan kita Nabi yang mulia, Nabi Muhammad SAW yang kita jadikan sebagai qudwah [pemimpin] dan uswah [teladan] dalam kehidupan sehari-hari, pada sahabat, keluarga beliau dengan tidak melupakan jasa para syuhada yang telah mengorbankan seluruh potensi hidupnya untuk tegakna kalimat Allah di muka bumi ini.

Ucapan terima kasih saya sampaikan kepada saudara pimpinan yang telah memberikan waktu dan tempat kepada saya untuk menyampaikan pandangan umum anggota fraksi DPRD dalam rangka menanggapi pidato Bupati Solok tentang Nota Keuangan Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah [RAPBD] Kabupaten Solok tahun 2006 pada hari Senen tanggal 26 Desember 2005.

Hadirin sidang dewan yang kami hormati,
Sebelumnya kami sampaikan selamat menunaikan ibadah haji bagi warga Negara kita yang memiliki kemampuan untuk menunaikan rukun islam kelima ke Mekah Al Mukarramah, semoga memperoleh haji yang mabrur dengan hikmah mampu memberikan kontribusi terbaiknya melalui harta, pemikiran, tenaga dan waktunya bagi perkembangan da’wah di Kabupaten Solok ini, sedangkan bagi kita yang belum mampu untuk memenuhi panggilan Allah ke tanah suci, diberikan kesempatan untuk menunaikan ibadah kurban sebagai ujud taqwa kepada Allah Swt yang telah dicontohkan oleh Nabi Ibrahim dan anaknya Nabi Ismail Alaihissalam.


Hadirin siding dewan yang kami hormati,
Dalam dunia politik, kekuasaan dan uang adalah dua hal yang selalu beriringan, pada umumnya uang akan lebih mudah datang melalui kekuasaan. Maka aktivitas pemburuan kekuasaan dan uang, dengan segala cara dan moralitas yang mendasarinya, dipandang sebagai gejala yang selalu tampil dalam proses politik. Memang keduanya melekat dalam aktivitas politik dan sangat mempesona, oleh karena itu keberadaannya selalu mendominasi wacana politik…

Rasulullah mengingatkan kepada Abu Dzar Al Ghifari bahwa jabatan atau kekuasaan itu amanah dan kalau tidak mampu mengendalikannya sekaligus menjadi nadamah atau penyesalan.

Tidak sedikit aktivitas politik yang karakter dan citranya hancur lebur karena tidak mampu menahan kobaran nafsu kekuasaannya. Tidak sedikit pula gerakan politik yang tenggelam dikarenakan tidak bias mengendalikan nafsu kekuasaannya.

Keterjerembaban kekuasaan yang paling mengerikan ialah ketika dengan kekuasaan yang digenggamnya; seseorang, sekelompok orang, atau sebuah partai menjadi tiran, walaupun kecil-kecilan, apalagi menjadi penguasa tiran yang sungguhannya….

Maka agar perjalanan politik tidak terjerembab kedalam kenistaan dan menempuh jalan buntu, maka Imam Al Gazali dalam Ihya Ulumuddin menekankan pentingnya peran ulama dalam memelihara kebaikan dan menghindari kerusakan…dia mengatakan….Sesungguhnya penyebab kerusakan rakyat itu tidak lain adalah kerusakan ulama. Maka apabila tidak ada qadhi [penegak hukum] yang keji dan tidak ada ulama yang jelek, tentulah kerusakan penguasa dapat diminimalisir karena takut ditentang ulama….

Selanjutnya Al Gazali memperkenalkan konsep Negara yang bermoral. Sebuah Negara tidak harus dipimpin oleh seorang ulama, tapi cukup orang biasa yang berakhlak baik…

Yah agar dalam perjalanan politik ini kita tidak terjerembab, ingat-ingat saja pesan Rasulullah kepada Abu Zar Al Ghifari, “Wahai Abu Dzar, perbaharuilah bahteramu, sebab lautan yang kau arungi begitu dalam. Himpun bekal secukupnya, sebab perjalanan yang akan kau tempuh sangat jauh. Ringankan beban, sebab rintangan yang akan kau hadapi sangat berat. Murnikan amal, sebab pengeritik yang ada di sekelilingmu memonitor terur” [Abu Ridha, Saksi No.7/ 14 Desember 2005]

Hadirin sidang dewan yang kami hormati,
Setiap tahun Pemerintah Daerah bersama DPRD mengalokasikan dana untuk pembangunan fisik dan mental selain anggaran rutin yang pasti dikeluarkan, yang kesemuanya itu untuk memenuhi tanggungjawab sebagai pengelola daerah untuk kesejahteraan masyarakat, seharusnya tidak ada kepentingan lain dalam penganggaran ini selain untuk kemakmuran dan kesejahteraan masyarakat luas tanpa memandang jorong, nagari dan kecamatan yang ada, semua adalah masyarakat Kabupaten Solok yang harus diperhatikan keperluannya yang merupakan hak mereka yang harus ditunaikan karena selama ini kita telah banyak memungut kewajiban yang mereka bayar, bukan hanya sebatas penyerahan dana tapi juga pengorbanan perasaan yang telah diberikan.

Tidak layak bila kita terlalu banyak menuntuk hak mereka sementara tidak diimbangi dengan kewajiban Pemda untuk memberikan fasilitas yang memadai, sesuatu yang dipungut seharusnya diawali dengan pelayanan yang baik bukan sebaliknya. Namun demikian anggaran yang tersedia setiap tahun walaupun bermilyar-milyar rupiah tapi belum juga memadai untuk kesejahteraan masyarkat sehingga ada usulan dan aspirasi yang disampaikan sudah bertahun-tahun lamanya hingga kini masih juga dijadikan komoditi janji dan janji, sedangkan ada aspirasi yang baru muncul, tiba-tiba terealisir dengan baik hanya dengan ucapan sim salabim, hal ini membuat masyarakat kita apatis untuk bisa berperan dan berharap kepada Pemerintah Daerah dan DPRD, kita membela diri dengan kalimat Skala Prioritas, tahun depan diperhatikan.

Hadirin siding dewan yang kami hormati,
Sebagai anggota DPRD banyak sekali aspirasi masyarakat yang masuk kepada kami untuk segera direalisasikan walaupun sebenarnya diluar kemampuan keuangan daerah yang kita miliki, tapi paling tidak kami telah menyuarakannya melalui lembaga dewan ini dengan harapan suara itu jadi perhatian kita semuanya untuk dapat direalisasikan cepat ataupun lambat yang mengacu kepada skala prioritas, kami tidak menjanjikan untuk mengabulkannya karena diluar kemampuan kami…
Kami hanya menjanjikan untuk memperjuangkan aspirasi tersebut di lembaga ini karena memang ini kewajiban kami, dari sekian aspirasi tersebut kamipun telah menelaahnya dan mengacu kepada skala prioritas untuk dapat direalisasikan dalam APBD tahun 2006 ini;

Aspirasi yang berkaitan dengan Pembangunan pendidikan;
1. Tambahan 6 lokal untuk SD 01 Saok Laweh
2. Tambahan 4 lokal SLTPN 2 Kubung di Koto Baru
3. Penambahan 4 lokal baru untuk SLTPN Kubung di Saok Laweh
4. Penambahan 4 lokal untuk SMKS Budi Mulia di Koto Baru
5. Pembangunan SMP Taratak Pauh Kecamatan Lembah Gumanti
6. Pembangunan SD di Kubang Kaciak Kecamatan Lembah Gumanti
7. Rehab SDN 22 Jawi-Jawi Kecamatan Gunung Talang
8. Rehab SDN 23 Jawi-Jawi Kecamatan Gunung Talang
9. Rehab SDN 11 Pianggu Kecamatan IX Koto Sungai Lasi
10. Rehab SDN 09 Sungai Janiah Kecamatan Gunung Talang
11. Rehab SDN 04 Koto Hilalang Kecamatan Kubung

Aspirasi yang berkaitan dengan perhubungan jalan;
1. Pengerasan jalan nagari [4 jorong] di Saok Laweh yaitu jorong Bulakan, jorong Kapalo Koto, jorong Masjid Usang dan jorong Rangeh.
2. Pengaspalan jalan Komplek Puspa Indah Koto Baru
3. Pengerasan jalan Lansanak Koto Baru
4. Pembangunan jalan dan pelataran parkir wisata Pemandian Air Hangat Bukit Kili Koto Baru.
5. Pembangunan jalan dari Bawah Duku sampai Bandar Rabuk Koto Baru
6. Pembangunan jalan Puliang Korong Simpang Koto Baru
7. Pengaspalan jalan Pakan Sabtu Hilir sepanjang 4 Km Kecamatan Lembah Gumanti
8. Pengerasan jalan jorong Talago Air Sanam sepanjang 4 Km Kecamatan Lembah Gumanti
9. Kelanjutan pembangunan jalan Talang Sungai Janiah Kecamatan Gunung Talang
10. Jalan lingkung Petapang sampai Lubuk Agung Koto Baru Kecamatan Kubung.

Aspirasi yang berkaitan dengan Perhubungan Jembatan
1. Perbaikan jembatan gantung Pasar Jum’at Tanjung Bingkung Kecamatan Kubung
2. Perbaikan jembatas Bawah Duku Koto Baru Kecamatan Kubung
3. Jembatan Taratak Sawah Sudut Selayo Kecamatan Kubung
4. Jembatan Munggu Tanah Selayo Kecamatan Kubung.

Aspirsi yang berkaitan dengan agama
1. Guru MDA diberikan insentif yang memadai tiap bulan.
2. Pemerintah daerah memberikan insentif kepada para da’i yang tergabung dalam lembaga da’wah yang ada di Kabupaten Solok.
3. Pesantren Kilat yang dianggar dalam APBD pelaksanaannya diserahkan kepada lembaga-lembaga yang punya kapasitas untuk itu.
4. Memberikan asuransi kesehatan [askes] kepada para da’i yang terlibat dalam lembaga da’wah yang ada di Kabupaten Solok.

Hadirin sidang dewan yang kami hormati,
Menanggapi pidato Penyampaian Nota Keuangan RAPBD Kabupaten Solok tahun 2006 yang disampaikan oleh saudara Bupati, pada halaman 6 dinyatakan….Di Kabupaten Solok dalam lima tahun terakhir ini telah memperlihatkan indikasi terjadinya pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat. Ini tercermin dari rata-rata pertumbuhan ekonomi periode tahun 2000-2004 sebesar 4,63 %. Besaran ini jauh melebihi rata-rata pertumbuhan ekonomi Propinsi Sumatera Barat yang dalam periode yang sama hanya sebesar 4,12 %. Ke depan untuk lima tahun yang akan dating diharapkan pertumbuhan ekonomi Kabupaten Solok akan mencapai 7 % per tahun. Dengan besaran pertumbuhan ini diprediksi akan mampu menekan jumlah pengangguran dan jumlah penduduk miskin….

Kami setuju apa yang disampaikan oleh saudara Bupati tersebut, tapi sebenarnya bagi masyarakat hal itu tidak penting, yang diharapkan masyarakat adalah hitungan yang ril terhadap pertumbuhan ekonomi dan menekan jumlah pengangguran serta berkurangnya penduduk yang miskin, mereka hanya mengharapkan harga pupuk tidak mahal, hasil panen yang baik dengan nilai jual yang baik pula, sandang dan pangan mereka terpenuhi, agar mereka bisa menyekolahkan anaknya bukan yang lain, begitu pula halnya dengan pengangguran, harapan mereka adanya lapangan pekerjaan yang layak untuk memenuhi kebutuhan hidup dari hari ke hari dengan masa depan yang cerah, mereka hanya ingin dalam keluarga itu dan tetangga mereka tidak ada yang luntang lantung tanpa pekerjaan yang menghasilkan, hanya itu yang dibutuhkan oleh masyarakat bukan angka-angka yang memusingkan kepala dan mereka tidak mau tahu dengan itu.

Hadirin sidang dewan yang kami hormati,
Maksud baik saudara Bupati yang akan membentuk lembaga ekonomi/ keuangan di tingkat nagari atau minimal tingkat Kecamatan seperti BPR, Baitul Mal, Takaful dan lembaga ekonomi lainnya seperti KUD. Kami setuju dengan gagasan saudara Bupati, yang tujuannya semua itu untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat kit, tapi kami menyarankan agar lembaga-lembaga ekonomi tersebut dikelola oleh orang-orang yang professional dan ahli di bidangnya, pemerintah daerah hanya memberikan pancing bukan memberikan ikan, sehingga kreativitas pengelolanya tetap dituntut, sudah banyak lembaga ekonomi sejenis yang hanya tinggal nama tanpa bekas karena dikelola asal jadi dan sambilan.

Hadirin sidang dewan yang kami hormati,
Demikianlah pandangan umum anggota fraksi ini saya sampaikan dalam rangka saling menasehati diantara kita bersama, sehingga kita tidak terlalu bangga dengan keberhasilan yang sudah kita capai yang membuat kita lalai untuk berkarya yang lebih besar lagi, demikian pula kita tidak terlalu sedih dan menyesali diri dengan kegagalan yang ada sehingga membuat kita lupa dengan segala-galanya. Segala masukan dan kritikan tadi tidak ada maksud lain, semuanya untuk kepentingan bersama demi kebaikan Kabupaten Solok kedepan, walaupun mungkin yang kami sampaikan tidak ada manfaatnya, minimal tidak merugikan yang lain. Atas perhatiannya saya ucapkan terima kasih, atas kekurangan saya mohon maaf.

Wabillahitaufiq Walhidayah
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi Wabaraktuh

Aro Suka, 2 Januari 2006
Anggota DPRD Kabupaten Solok
Fraksi Keadilan Sejahtera

Drs. Mukhlis Denros


1 komentar: